Nama Jalan Alamat Daerah Cirebon

Nama Jalan Alamat Daerah CirebonNama Jalan Alamat Daerah Cirebon. Banyak sekali nama jalan di cirebon. Dan di beri nama sesuai dengan tempat dan sejarah nya. Tempat – tempat dan kejadian dahulu hingga kini masih tetap di pakai sebagai nama jalan.

Mungkin sebagian besar masyarakat cirebon. Saat ini masih belum mengetahui asal muasal nama jalan. Nama Jalan Alamat Daerah Cirebon. Dan dari mana bisa di nama kan jalan yang ada di kota cirebon. Berikut ini ada beberapa nama jalan. Yang berdasar kan waktu kejadian dan sejarah nya pada masa silam.

Jalan Pasuketan. Pada jaman dahulu yang lampau daerah ini kata nya terdapat banyak andong / delman. Dan delman ini semua pada berhenti untuk mencari penumpang atau istilah nya ngetem ( menunggu ). Akhir nya di tempat ini banyak sekali tumpukan rumput di kumpul kan di sini. Sedang kan Pasuketan itu sendiri. Artinya dari kata Suket ( bahasa cirebon nya yaitu Rumput ).

Jln Kalijaga. Konon dulu Sunan Kalijaga pernah bersemedi di daerah ini. Pada saat mempersiapkan pembangunan Masjid Agung Sang Ciptarasa. Sehingga tempat ini di kenal dengan nama jalan Kalijaga. Tempat ini ada nya di daerah Perumnas Ciremai Giri Indah.

Jalan Karanggetas. Getas yang berarti mudah patah dan Karang. barat batu karang yang keras dan kuat. Mitos nya Dahulu pada saat syeh magelung datang ke tanah cirebon. Beliau mencari orang yang sakti untuk memotong rambut nya. Karena saking panjang rambut nya di gelung / di iket. Oleh karena itu beliau di sebut Syeh Magelung. Saat itu juga bertemu dengan Sunan Gunung Djati. Dengan menggunakan tangan nya. Sunan dapat memotong rambut. Ini menceritakan bahwa karang yang sangat kuat saja bisa getas di tempat ini. Maka orang yang sombong memiliki ilmu yang tinggi bisa getas. Yang saat sekarang di kenal Nama Jalan Alamat Daerah Cirebon dengan jalan karanggetas.

Jalan Pejlagrahan. ( nama jalan di cirebon ). Ini lah nama tempat pertama Pangeran Walangsungsang membangun pedukuhan di Cirebon. Dan di sini pula terdapat masjid tertua di Cirebion dengan nama Masjid Pejlagrahan.

Nama Jalan Alamat Daerah Cirebon Kecamatan dan Kelurahan Wilayah Cirebon.

Jln. Bedeng Batu – Kel. Pekiringan – Kec. Kesambi – CIREBON 45131. Jln. Cipto Mangunkusumo, Dr, – Kel. Pekiringan – Kec. Kesambi – CIREBON. Jln. Garuda – Kel. Pekiringan – Kec. Kesambi – CIREBON. Jln. Gunungsari Dalam – Kel. Pekiringan – Kec. Kesambi – CIREBON. Jln. Pembangunan – Kel. Pekiringan – Kec. Kesambi – CIREBON. Jln. Pemuda, – Kel. Pekiringan – Kec. Kesambi – CIREBON. Jln. Satria Ujung – Kel. Pekiringan – Kec. Kesambi – CIREBON. Jln. Sutawinangun – Kel. Pekiringan – Kec. Kesambi – CIREBON. Jln. Sutomo – Kel. Pekiringan – Kec. Kesambi – CIREBON. Jln. Tentara Pelajar, – Kel. Pekiringan – Kec. Kesambi – CIREBON. Jln. Ampera I – Kel. Pekiringan – Kec. Kesambi – CIREBON. Jln. Aria Kemuning – Kel. Pekiringan – Kec. Kesambi – CIREBON. Jln. Asrama AL – Kel. Pekiringan – Kec. Kesambi – CIREBON.

Jl. Jenderal Sudirman. Jl. Jendral A Yani. Jl. Diponegoro. Jl. Dr. Ciptomangunkusumo. Jl. Kesambi Raya. Jl. Brigjend HR Dharsono. Jl. Sultan Ageng Tirtayasa. Jl. Kalitanjung. Jl. Tuparev. Jl. Pulasaren. Jl. Kesunean. Jl. Pegambiran. Jl. Kesenden. Jl. Kegiren. Jl. Pandesan. Jl. Kepatihan. Jl. Pekawatan. Jl. Cangkol. Jl. Kebumen. Jl. Ciremai Raya. Jl. By Pass Lampu Merah Pemuda. Jl. Sunyaragi. Jl. Majasem. Jl. Megu Cilik. Jl. Fatahilah. Jl. Otista. Jl. Panembahan. Jl. Pangeran Antasari. Jl. Pamijahan. Jl. Caplek. Jl. Kisabalanang. Jl. Plumbon. Jl. Penggung. Jl. Ciperna. Jl. Malabar Perumnas. Jl. Pasar Mundu. Jl. Pekawatan. Jl. Grubukan. Jl. Simaja. Jl. Dukuh Semar. Jl. Klayan. Jl. Sasana Budaya. Jl. Aria Banga. Jl. Aria Jipang. Jl. Aria Kemuning.

Dan masih banyak sebenar nya Nama Jalan Alamat Daerah Cirebon. Namun kami hanya sebagian nama jalan yang ada di cirebon.

Arti Lambang Kota Cirebon Dan Wawasannya

Arti Lambang Kota Cirebon Dan WawasannyaArti Lambang Kota Cirebon Dan Wawasannya. Masih banyak yang belum mengetahui  tentang Kota Cirebon. Dan apa Wawasan Dan Arti Lambang Kota Cirebon itu.

Ada baiknya jika kita sedikit mengetahui tentang Arti Lambang Kota Cirebon Dan Wawasannya. Namun sebelum masuk ke pembahasan tentang arti lambang Kota Cirebon. Ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu sekilas wawasan tentang Kota Cirebon.

Wawasan Kota Cirebon yaitu adalah :

  • Kota Cirebon adalah salah satu kota di Provinsi Jawa Barat. Indonesia.
  • Kota Cirebon terletak di sekitar 130 km dari Kota Bandung. Dan 258 km dari Kota Jakarta.
  • Beberapa sungai yang melewati Kota Cirebon di antara nya Sungai Kedung Pane. Sungai Sukalila. Sungai Kesunean. Dan Sungai Kalijaga.
  • Kode area telepon untuk wilayah Kota Cirebon adalah +62 231 atau 0231.
  • Kota Cirebon memiliki dua stasiun kereta api. Yakni Stasiun Kejaksan dan Stasiun Prujakan.
  • Beberapa Keraton yang ada di Kota Cirebon. Yakni Keraton Kasepuhan. Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan dan Keraton Keprabon.
  • Wilayah Kota Cirebon di bagi menjadi 5 Kecamatan. Yaitu Harjamukti. Kejaksan. Kesambi. Lemahwungkuk dan Pekalipan.

Arti Lambang Kota Cirebon Dan Wawasannya. Ada beberapa versi berkaitan dengan asal nama Cirebon.

” Cirebon berasal dari kata Caruban. Dalam Bahasa Jawa yang berarti campuran. ( karena budaya Cirebon merupakan campuran dari budaya Sunda. Jawa. Tionghoa dan unsur-unsur budaya Arab ).”

” Cirebon berasal dari kata Ci yang artinya air atau sungai. Dan Rebon yang artinya udang dalam Bahasa Sunda ( karena udang merupakan salah satu hasil perikanan Kota Cirebon ).”

Arti Lambang Kota Cirebon

Lambang daerah yang di lukiskan dalam tata warna sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah No. 2 Tahun 1989 adalah sebagai berikut :

  • Daun jati yang berwarna hijau tua. Mengandung arti bahwa pada jaman dahulu di Cirebon ada seorang pemimpin. Para wali yang berbudi luhur dan bertahta serta di semayam kan di Gunung Jati. Dengan nama Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. Yang menyebarkan Agama Islam di tanah Jawa.
  • Sembilan buah bintang berwarna putih. Mengandung arti Walisanga. Kota Cirebon terkenal sebagai tempat berkumpulnya para wali untuk bermusyawarah. Dalam hubungan nya dengan ilmu agama Islam.
  • 5 buah bintang di dalam gambar daun jati. Menggambarkan rukun Islam yaitu : Syahadat. Sholat. Puasa. Zakat dan Haji.
  • 4 buah bintang di atas dasar kuning emas. Menggambarkan ilmu Syari’at. Hakekat. Tarikat dan Ma’rifat.
  • Lukisan laut berombak berwarna biru. Mengandung arti bahwa masyarakat Cirebon mempunyai kegiatan bekerja di daerah pantai (nelayan). Dengan penuh keikhlasan (jalur putih) dalam menunaikan kewajiban nya masing-masing. Untuk kepentingan bangsa dan negara.
  • Gambar Udang rebon berwarna kuning emas. Mengandung arti bahwa hasil laut telah memberikan kemakmuran kepada masyarakat Cirebon. Adapun udang rebon merupakan bahan baku untuk pembuatan terasi yang terkenal dari kota Cirebon.

Arti Lambang Kota Cirebon Dan Wawasannya

  • Garis bergerigi sembilan buah berwarna hitam. Yang melukiskan benteng yang mendatar berpuncak sembilan buah. Mengandung arti bahwa Kotamadya Cirebon bercita-cita melaksanakan pembangunan di segala bidang. Untuk kemakmuran rakyat.
  • Perisai yang bersudut lima. Mengandung arti perjuangan dalam mempertahankan dan menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Yang diproklamirkan tanggal 17 agustus 1945.
  • Warna dasar kuning emas pada perisai bagian atas. Melambangkan kota Cirebon sebagai kota pantai yang bercita-cita melaksanakan pembangunan di segala bidang. Untuk mewujudkan masyarakat yang tertib. Tenteram adil dan makmur.
  • Warna putih pada perisai bagian bawah. Melambangkan Kota Cirebon letak nya di pinggir laut (kota pantai). Yang siap sedia (jalur biru) memberikan hasil laut. Yang berguna dan berharga bagi kehidupan rakyat nya.
  • Pita melingkari perisai dengan warna kuning. Melambangkan persatuan. Kebesaran dan kejayaan.
  • Dasar lambang yang berwarna hitam. Melambangkan keabadian.

Demikianlah kurang lebih arti Arti Lambang Kota Cirebon Dan Wawasannya. Semoga bisa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kita semua.

 

BPJS Temukan Ribuan Data Ganda

bpjs

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS Kesehatan Cirebon. Menemukan ribuan data dengan kepesertaan yang ganda. Hal ini menjadi persoalan karena data yang di gunakan menjadi tumpang tindih.

Untuk itu dalam waktu dekat ini akan ada peraturan dari Direksi Kesehatan. Tentang beberapa peraturan baru untuk bpjs. Termasuk di dalamnya meminimalisir kepesertaan ganda. Ini telah menjadi salah satu kesimpulan.

Saat diadakannya pertemuan Forum Komunikasi Program JKN Kota Cirebon di Balai Kota beberapa hari lalu. Dalam pertemuan tersebut juga hadir Bapak Wali Kota Cirebon Drs. H. Ano Sutrisno MM. Sekretaris Daerah yaitu Drs. Asep Dedi MSi. Kepala Bappeda Ir. Budi Raharjo MBA. Kepala DPPKD H. Maman Sukirman SE MM.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Edy Sugiarto MKes. Serta Kepala Dinsosnakertrans Drs. Ferdinan Wiyoto MSI. Kepala BPJS Kesehatan Cirebon drg Bona Evita AAK mengatakan. Pertemuan rutin setiap bulan itu membahas tentang perluasan cakupan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN ). Kepesertaan Ganda menjadi persoalan. Mereka di daftar kan pemkot sebagai pesrta JKN. Tetapi juga mendaftarkan sebagai peserta Mandiri, ujar Bona.

Terkait tentang itu Bona mengatakan. BPJS Kesehatan sudah menyampaikan kepada Puskesmas. Agar membuat surat persyaratan dari peserta JKN yang di bayarkan iurannya oleh pemkot Cirebon. Untuk memilih antara menjadi peserta melalui Jalur Jamkesda atau Mandiri.

Saat ini BPJS kesehatan masih memproses pengisian surat pernyataan dari peserta. Beberapa hari ke depan di targetkan sudah ada penerapan hasil rekonsiliasi data, “. Berdasarkan data yang kami olah, ada 1.319 dobel kepesertaan. Yang meliputi ganda pengajuan 948 orang. Dan ganda peserta Mandiri 371 orang, ” ujar Bona.

Untuk peserta Jamkesda yang pindah sebagai peserta Mandiri. BPJS Kesehatan berharap mereka tidak membayar iuran hanya untuk satu atau dua bulan saja. Pasalnya, kata Bona ” Data yang ada tercantum di pusat data BPJS Kesehatan. Sebagai contoh peserta mandiri membayar iuran hanya dua bulan pertama. Di mulai saat masuk rumah sakit. Misalkan 2 tahun kemudian sakit lagi. Bila ingin menjadi peserta BPJS Kesehatan lagi dia harus membayar iuran yang belum terbayar. Selama kurun waktu dua tahun tersebut dan berikut dendanya.

Radar Cirebon, 1 Oktober 2014

Reklamasi Pantai Cirebon Akankah Di Realisasikan

reklamasi pantai cirebonPemerintah kota Cirebon menawarkan Proyek Reklamasi Pantai Cirebon untuk mengembangkan kota Cirebon. Kesempatan dan peluang di buka sebesar-besarnya kepada Investor yang bisa menggarap proyek reklamasi pantai.

Reklamasi, adalah proses pembuatan daratan baru dari dasar laut atau dasar sungai. Tanah yang direklamasi disebut tanah reklamasi atau landfill. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( BAPPEDA ), kota Cirebon Budi Rahadjo mengatakan. Reklamasi pantai cirebon menjadi satu-satunya solusi karena kota cirebon tidak lagi memiliki lahan untuk mengembangkan kota.

Upaya merealisasikan kawasan cirebon raya yang sudah puluhan tahun di wacanakan. Terus menghadapi resistensi yang besar. Pengembangan kota baru ke arah pantai menjadi sangat penting untuk segera dilaksanakan. Semua itu untuk mengakomodasi tingginya minat investor untuk berinvestasi di kota cirebon. Budi mengungkapkan rencana reklamasi pantai cirebon untuk menambah dan mengembangkan wilayah kota cirebon bukan sekedar wacana.

Rencana itu bahkan sudah kami tuangkan dalam rancangan peraturan daerah donasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Saat ini Raperda tersebut dalam tahap akhir pembahasan untuk segera di ajukan ke DPRD kota Cirebon.

Dikatakannya, kota cirebon memiliki panjang pantai sekitar 7, 2 kilometer. Pemkot Cirebon membuka pintu kesempatan selebar-lebarnya. Kepada semua pihak yang berminat dan sanggup merealisasikan rencana reklamasi pantai cirebon. ‘ Silahkan kirimkan proposal, nanti kami nilai dan evaluasi. Pihak mana yang sesuai untuk menggarap rencana ini, ‘ katanya. Saat menurut dia dengan luas kota cirebon hanya 3760 hektar. Banyak rencana pengembangan kota yang terkendala. Di tambah lagi dengan minat investor untuk berinvestasi di kota yang semakin tinggi. Kendala luas lahan yang terbatas, sangat terasa sekali.

Sementara itu wali kota cirebon Ano Sutrisno memaparkan rencana proyek untuk mengembangkan kota cirebon ke arah laut. Pengembangan kota baru ke arah pantai menjadi satu-satunya solusi. Karena kota cirebon tidak lagi memiliki lahan untuk mengembangkan kota. Namun menurut Ano, karena membutuhkan pendanaan yang jumlahnya sangat besar, agak sulit di biayai dengan dana pemerintah.

Salah satu investor, Artha Mas Konsorsium menyatakan. Kesanggupannya untuk menggarap reklamasi pantai cirebon di sepanjang kota. Bahkan owner Artha Mas Konsorsium, Hendro Hanciedo menjanjikan. Hasil reklamasi pantai bakal memberikan tambahan daratan lebih luas lagi dari luas wilayah kota cirebon saat. ini.

Menurut Hendro, kalo melihat lanscape. Pihaknya yakin bisa mewujudkan daratan tambahan seluas 4000 hektare. Kami sanggup membiayai proyek reklamasi berapapun kebutuhan dananya. Katanya seusai menyerahkan dua surat kuasa untuk mencairkan dana sebesar 130 miliar rupiah. Untuk pembiayaan 15 perusahaan di wilayah cirebon belum lama ini.

Dikatakan Hendro, Artha Mas Konsorsium memiliki pengalaman menggarap reklamasi di pantai losari Makasar. Di pantai Losari Makasar, menurut dia, konsorsiumnya berhasil mereklamasi pantai seluas 2000 hektar. Meskipun memiliki pengalaman mereklamasi pantai losari makasar. Hendro belum bisa memperkirakan kebutuhan pendanaan untuk reklamasi pantai Cirebon. Menurut dia kondisi masing-masing daerah berbeda-beda. Sehingga memunculkan angka kebutuhan yang berbeda pula.

‘ Prinsipnya kami siap meenganggarkan berapapun kebutuhan pendanaannya, untuk mereklamasi pantai cirebon di kota Cirebon, ‘ ujar Hendro.

Saat ini pemerintah telah mengeluarkan UU no.1 tahun 2014. Yang didalamnya mengatur reklamasi pantai. Reklamasi bisa dilakukan, ketika kota pesisir dihadapkan soal keterbatasan lahan untuk pengembangan kota tersebut. PEMKOT Cirebon sendiri mewacanakan reklamasi pantai sejak beberapa tahun kebelakang. Namun belum ada realisasi.

PR Bandung, 16/12/14