Situs Taman Kera Petilasan Sunan Kalijaga

Situs Taman Kera Petilasan Sunan KalijagaSitus Taman Kera Petilasan Sunan Kalijaga. Ini adalah salah satu dari situs – situs yang ada di Cirebon. Dan situs ini merupakan peninggalan Sunan Kalijaga sewaktu beliau menyebarkan agama Islam.

Situs Taman Kera Petilasan Sunan Kalijaga ini di huni oleh sekumpulan kera-kera. Dan kera ini jinak yang bisa beradaptasi dengan orang-orang disekitarnya. Termasuk wisatawan yang mengunjungi situs ini. Konon kera-kera tersebut adalah jelmaan dari para murid sunan Kalijaga yang tidak mau mematuhi ajaran Nabi Muhammad SAW.

Situs Taman Kera dan Petilasan Sunan Kalijaga di Cirebon ini diperkirakan sudah ada mulai abad ke-17. Sebagaimana terlihat pada tengara Benda Cagar Budaya di jalan masuk ke situs ini. Masyarakat setempat mempercayai bahwa situs ini merupakan petilasan Sunan Kalijaga. Ketika sang Sunan melaksanakan kegiatan penyebaran agama Islam di daerah Cirebon.

Misteri Tentang Kera Di Petilasan Sunan Kalijaga

Situs Taman Kera Petilasan Sunan Kalijaga. Percayakah Anda bahwa kera-kera di wisata Kalijaga Wulu Cirebon merupakan jelmaan pelaku pesugihan?. Misteri kera jelmaan pesugihan itu memang masih menancap di sebagian masyarakat Cirebon yang berdekatan dengan lokasi wisata. Lokasi wisata yang rimbun dengan pepohonan dan dihuni banyak kera menjadi daya tarik tersendiri. Karena pengunjung bisa langsung berinteraksi dengan kera.

Lokasi situ Sunan Kalijaga tidak jauh dari Terminal Bus Harjamukti Cirebon. Jika memakai kendaraan sendiri hanya memakan 10 menit perjalanan. Sedangkan dengan menggunakan angkutan umum, bisa diakses dengan ojek. Situs Taman Kera Petilasan Sunan Kalijaga konon menjadi tempat peristirahatan para wali. Pada masa penyebaran agama Islam di Tanah Jawa. Hal itu terlihat dari nama tempatnya yang bernama Kalijaga ( Sunan Kalijaga ).

Sedangkan kera-kera penghuni tempat ini belum diketahui asal-muasalnya.  Menurut cerita mitos masyarakat, konon kera-kera yang berkeliaran dan berinteraksi di Kalijaga Wulu adalah jelmaan para pelaku pesugihan yang tidak bisa kembali berwujud manusia. Kepercayaan masyarakat pun di dasarkan pada interaksi para kera yang sangat dekat dengan pengunjung. Ketika datang dan membawa makanan kesukaan kera ( kacang ).

Situs Taman Kera Petilasan Sunan Kalijaga.

Yang mencengangkan dan semakin memperkuat mitos, Adalah jumlah kera di wisata Kalijaga Wulu berjumlah tetap. Tak bertambah maupun berkurang. Meskipun kera-kera betina di kawasan itu terus beranak-pinak. Di sisi lain, tidak terlihat pula ada bangkai kera yang mati. Karena usia maupun sakit di kawasan itu. Menurut penduduk sekitar saat ada kera yang lahir, sebagian menghilang entah kemana sehingga jumlahnya tetap.

10 Tempat Wisata di Cirebon Yang Sering Di Kunjungi

10 tempat wisata di cirebon10 Tempat Wisata di Cirebon Yang sering Di Kunjungi. Cirebon kini menjadi salah satu Kota yang memiliki perkembangan yang sangat pesat. Dan terdapat beberapa object wisata yang menakjubkan.

Mari kita bahas mengenai 10 tempat wisata di Cirebon. Dan sangat di sayang kan bila anda berkunjung ke cirebon tidak sempat untuk melihat nya. Di mana saja ya kira – kira tempat wisata yang menarik dan seru untuk di kunjungi.?

1. Keraton Kanoman Cirebon.

Salah satu bangunan kesultanan Cirebon. Di dirikan oleh Pangeran Mohammad Badridin atau Pangeran Kertawijaya yang bergelar Sultan Anom I pada 1588 Masehi. Keraton Kanoman merupakan objek wisata yang menyimpan sejarah syiar Islam Sunan Gunung Jati. Tempat Ini juga memiliki museum yang menyimpan berbagai benda bersejarah. Baca Tentang Keraton Kanoman

2. Keraton Kasepuhan Cirebon

Di sini anda bisa melihat benda-benda pusaka milik sultan dahulu. Dan juga sebuah Kereta Singa yang hanya dikeluarkan setiap tanggal 1 Syawal Hijriyah untuk dimandikan. Keraton Kasepuhan ini menjadi 10 tempat wisata di Cirebon yang wajib anda kunjungi. Tempat ini sangat terawat dan menjadi salah satu destinasi dari 10 tempat wisata di Cirebon yang sering di kunjungi. Keraton ini sangat megah dan paling keren di Cirebon, sangat sayang sekali kalau kita lewatkan. Baca Selengkap nya Tentang Keraton Kasepuhan.

3. Taman Air Gua Sunyaragi Cirebon

Goa sunyaragi ini tak lain adalah milik dari Keraton Kasepuhan yang luasnya mencapai 15 HEKTAR. Sunyaragi adalah nama suatu Cagar Budaya Indonesia yang unik. Nama “Sunyaragi” berasal dari kata “Sunya” yang artinya sepi dan “Ragi” yang berarti raga, keduanya adalah bahasa Sansekerta. Tujuan utama didirikannya goa tersebut adalah sebagai tempat beristirahat dan meditasi para Sultan Cirebon dan keluarganya. Baca sejerah Tentang Gua Sunyaragi.

4. Rumah Kerang Cirebon ( Kerajinan Kulit Kerang )

Kerang Hias Cirebon Multi Dimensi Shellcraft. Biasa di sebut oleh banyak orang dengan sebutan Rumah Kerang. Ini termasuk dari 10 tempat wisata di cirebon. Dan paling banyak di kunjungi oleh para wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri. Beragam furnitur dan interior bisa anda temukan di sini Rumah Kerang Hias. Di antara nya lampu hias, bingkai foto, cermin, pajangan, lampu gantung, bunga imitasi. Aallpaper, table ware, peralatan makan, aksesori perempuan. Dan ragam lainnya. Anda bisa baca tentang Rumah Kerang.

5. Waterland Cirebon

Masa liburan Lebaran tahun ini tempat ini bakal di prediksi ramai pengunjung. Inilah wisata air yang lagi ngetrend di kota udang. Lokasi nya yang berada di bibir pantai bisa membuatmu lupa diri. Terlebih lagi pesona sunrise nya yang sungguh bisa menghipnotisanda. Wisata air yang sering disebut dengan Taman Ade Irma Suryani (TAIS) ini menyiapkan banyak wahana yaitu waterboom. Perahu bebek, kolam arus, dan air mancur dan puluhan wahana wisata air lain nya. Selain itu Cirebon Waterland juga punya fasilitas cottage yang mengapung di atas air. Dipastikan tempat ini akan sangat cocok bagi anda untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

6. Banyu Panas Palimanan Cirebon

Banyu Panas Palimanan merupakan salah satu 10 tempat wisata di Cirebon. Taman pemandian ini berada di Desa Palimanan Barat, Kecamatan Palimanan, Cirebon. Dari pusat kota Cirebon, tempat wisata ini bisa ditempuh dalam waktu 25 – 30 menit perjalanan. Warna hijau pepohonan dan abu-abu batuan kapur Gunung Kromong cukup dominan di kawasan pemandian air panas ini. Selain itu, Banyu Panas Palimanan dikenal masyarakat Cirebon memiliki kandungan belerang cukup tinggi, sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

7. Wisata Kera Plangon

Plangon merupakan obyek wisata yang terletak di Desa Babakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Selain menyuguhkan sejuknya suasana hutan dan habitat kera. Di sini juga terdapat makam Pangeran Panjunan dan Pangeran kejaksan yang letaknya berada diatas bukit Plangon. Untuk bisa mencapai puncak bukit Plangon, biasanya para pengunjung terlebih dulu harus menaiki ratusan anak tangga. Sebagai obyek wisata Plangon merupakan obyek wisata yang berbeda karena mengandung perpaduan antara nilai-nilai sejarah dan nuansa alam yang indah.

8. Pantai Kejawanan Cirebon

Pantai Kejawanan Obyek wisata pantai yang ada di Cirebon. Dengan pengaturan cukup rapih. Letaknya dekat dengan Taman Ade Irma Suryani. Pantai ini bakal ramai kunjungan terlebih mendekati sore hari.

9. Batik Trusmi

Jangan sampai anda lupa. Cirebon adalah daerah yang terkenal dengan batik megamendung nya. Jadi wajib hukum nya bagi anda untuk mampir ke Kampung Batik Trusmi. Ketika sampai pusat kerajinan batik ini. Kita akan dapati dua jenis batik yaitu batik keraton dan batik pesisir. Dari Keraton Kasepuhan dan Kanomanlah. Konon muncul beberapa corak batik cirebonan klasik. Yang sampai dengan saat ini masih diproduksi oleh masyarakat di desa Trusmi.

10. Taman Wisata Siwalk

Taman Siwalk adalah Salah satu dari 10 tempat wisata di Cirebon yang banyak dikunjungi.  Siwalk ini terkecuali menarik lantaran outbond nya juga. Lebih di karenakan oleh panorama alam dengan perbukitan hijau dan sawah di sekitarnya. Taman dengan luas tempat 175 hektar ini mempunyai beragam macam wahana permainan. Di antaranya yaitu flying fox, speed boat, ATV, zona petualangan, ruang mancing, s/d kolam renang.

Rumah Kerang Cirebon Multi Dimensi Shellcraft

rumah kerang cirebonRumah Kerang Cirebon. Ini adalah salah satu parbrik kerajinan kerang hias yang berada di Cirebon. Mata anda akan di manjakan dengan hiasan rumah yang mewah dan pernak pernik seperti mutiara laut.

Beragam furnitur dan interior yang terbuat dari kerang dapat di temui di sini. Seperti Lampu hias, bingkai foto, lampu gantung, table ware, cermin, aksesoris wanita dan ragam lainnya ada di rumah kerang cirebon. Dan semua dapat anda beli di tempat.

Pemilik nya adalah Ibu Nur Handiah Jaime Taquba. Lokasi Rumah Kerang Cirebon Multi Dimensi ini ada di Desa Astapada, seberang fly over tol kecamatan Tengah Tani. Dan perusahaan ini hanya ada satu di cirebon yang membuat hiasan dari kulit kerang. Pemasaran sudah sampai ke negara eropa, asia dan amerika dengan kontainer. Sebuah volume ekspor yang tidak kecil bagi pengusaha yang memulai dari nol ini.

Ibu Nur sangat konsisten menjadikan Rumah Kerang Cirebon ini sebagai tempat wisata belanja. Karena barang-barang nya sangat unik, ekslusif di buat oleh orang Cirebon, mewah dan bisa melayani pengiriman jarak jauh dengan jasa ekspedisi. Termasuk souvenir yang bisa langsung di bawa sebagai buah tangan. Mulai dari piring, mangkok, tempat tisu, taplak meja, tujung saji, rak penyimpanan botol, rangka cermin, lukisan, kaligrafi, lampu, jam dinding. Dan Produk furniture yang di jual diantara nya tempat tidur, kursi tamu, kursi teras, meja makan, meja, dan masih banyak lainnya semua terbuat dari bahan dasar kerang.

Awalnya rumah kerang ini bukan salah satu dari kunjungan wisata di cirebon. Namun karena mempunyai show room yang bagus dan juga banyak informasi dari mulut ke mulut akhir nya tempat ini menjadi kunjungan wisata yang wajib untuk di lihat. Di sini pengunjung bisa menikmati wisata belanja aneka kerajinan kulit kerang yang di sulap menjadi cantik.

Sejarah Perkembangan Rumah Kerang Cirebon

Sebagai Pemilik Rumah Kerang Ibu Nur Handiah Jaime Taguba, memulai usaha di bidang pengolahan kerang sejak 2000. Awalnya ia hanya mengimpor kulit kerang simping kotor ke luar negeri hingga 2004. Mulailah ia mengembangkan usaha kerajinan tangan serba kulit kerang. Dari kerang simping, dan terus berkembang ke kerang dara, kerang ijoan, keong emas, dan abalone.

Kerang simping kotor dibersihkan hingga hilang bau dan lumpur yang melekat lalu disortir yang terbaik untuk dibentuk sesuai pola yang diinginkan. Selanjutnya dicelupkan ke dalam cairan asam hingga lentur dan liat agar bisa dibentuk lebih lanjut. Produk yang dihasilkan ada berwarna alami, yaitu silver bening, ada pula yang berwarna keemasan akibat proses pemanasan dengan suhu tertentu. Tak jarang, Anda bisa menemui kerang berwarna yang sengaja diberi pewarna.

Hasil kerajinan kerang ini sekarang banyak diimpor ke luar negeri, seperti Jepang, Spanyol, Timur Tengah, Uni Emirat Arab, Eropa, dengan Amerika sebagai negara terbesar yang mengimpor kerajinan kerang dari Cirebon ini. Kebanyakan pelanggan menjual kembali di negaranya dengan harga bisa empat kali lipat dari yang di jual di show room.

Saat ini, show room Multi Dimensi Shell Craft bisa dijumpai di Bali, Yogyakarta, dan Bandung. Jika mampir ke Cirebon, pusat oleh-oleh ini jangan sampai terlewat. Cirebon sebagai lokasi produksi untuk di distribusikan ke beberapa show room, jadi Anda bisa berkunjung langsung ke pabriknya Rumah Kerang Cirebon.

Keraton Kanoman Cirebon Dan Sejarahnya

keraton kanomanKeraton Kanoman. Jika anda tertarik dengan wisata sejarah coba tempat yang satu ini. Kami akan mengajak anda untuk Wisata  ke Keraton.

Cirebon adalah pusat peradaban Kesultanan Cirebon yang kemudian terpecah menjadi Keraton Kanoman,. Keraton Kasepuhan. Keraton Kacirebonan dan Keraton Keprabonan.

Tidak jauh dari Kraton Kasepuhan terdapat sebuah Kraton lain bernama Kraton Kanoman. Yang di bangun pada tahun 1588 oleh Sultan Badaruddin yang memisahkan diri dari Kesultanan utama Cirebon. Karena berbeda pendapat dengan saudaranya mengenai siapa yang berhak menjadi ahli waris Kesultanan Cirebon. Sebagaimana umumnya Kraton di Jawa, Bangunan Kraton Kanoman seluruhnya menghadap ke utara.

Di luar bangunan Kraton terdapat sebuah bangunan bergaya bali. Yang disebut dengan Balai Manguntur yang terbuat dari Batu merah. Di dekat bangunan Balai Maguntur ini terdapat sebuah pohon beringin yang berukuran besar. Fungsi bangunan ini adalah tempat kedudukan Sultan apabila menghadiri Upacara seperti apel prajurit atau menyaksikan pemukulan gamelan Sekaten pada tanggal 8 Maulid dan lain-lain. Ada juga masyarakat yang mengatakan bahwa Balai Maguntur diartikan sebagai Balai mangunn tutur yang artinya tempat sultan berpidato atau berbicara kepada masyarakat tentang hukum dan agama.

Setelah melewati patung berbentuk naga, pengunjung akan sampai di bangunan Kraton Kanoman, sebuah istana yang lebih kecil ukurannya dari pada Kraton Kasepuhan. Kraton Kanoman mempunyai pendopo dengan sebuah altar di dalamnya, di sini terdapat koleksi piring-piring antik dari Eropa.

Keraton Kanoman juga mempunyai museum dengan pintu-pintunya yang berukir, koleksi terpenting museum ini adalah Kereta Perang Paksi Naga Liman dan Kereta Jempana dengan bentuk mirip seperti kereta pada Kraton Kasepuhan. Kereta yang terdapat di Krataon Kanoman ini di klaim sebagai yang kereta yang lebih tua. Bahkan kerata yang disebut-sebut merupakan duplikat dari kereta yang terdapat di Keraton Kanoman. Koleksi museum lainnya adalah aneka senjata seperti keris dan tombak, gamelan dan lain-lain.

Museum yang terdapat di Kraton Kanoman ini tidak memiliki jadwal kunjungan yang teratur. Pengunjung yang datang kesini harus melapor dan mengisi buku tamu dan pemandu akan membukakan pintu museum dan menemani pengunjung berjalan mengelilingi museum. Selesai mengunjungi Kraton Kanoman ada baiknya anda melihat-lihat Pasar Kanoman yang terletak persis di depan Kraton.

 

Objek Wisata Sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon

objek wisata sejarah keratonObjek Wisata Sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon. Keraton Kasepuhan Cirebon merupakan bentuk peninggalan sejarah budaya pada jaman dahulu khususnya di Cirebon.

Keraton Kasepuhan adalah Keraton yang paling banyak di kunjungi oleh para wisatawan yang datang ke kota Cirebon. Dari ke empat keraton yang ada di Cirebon salah objek wisata sejarah keraton kasepuhan inilah yang dapat di bilang termegah dan paling terawat di Cirebon.

Karena makna di setiap sudut arsitektur keraton ini pun terkenal paling bersejarah. Halaman depan keraton ini dikelilingi tembokbata merah dan terdapat pendopo didalamnya. Objek wisata sejarah Keraton ini memiliki museum yang cukup lengkap. Dan berisi benda pusaka dan lukisan koleksi kerajaan. Salah satu koleksi yang di keramatkan yaitu kereta Singa Barong.

Kereta ini saat ini tidak lagi dipergunakan dan hanya dikeluarkan pada tiap 1 Syawal untuk dimandikan. Bagian dalam keraton ini terdiri dari bangunan utama yang berwarna putih. Didalamnya terdapat ruang tamu. Ruang tidur dan singgasana raja. Kasepuhan didirikan pada tahun 1529 oleh Pangeran Mas Mochammad Arifin II (cicit dari Sunan Gunung Jati).

Halaman depan objek wisata sejarah keraton kasepuhan ini dikelilingi oleh tembok bata merah dan terdapat pendopo di dalamnya.

Objek Wisata Sejarah Keraton Kasepuhan

Keraton Kasepuhan Cirebon didirikan oleh Pangeran Cakrabuana pada masa perkembangan islam atau sekitar tahun 1529. Pada awal di bangun nya Keraton Kasepuhan merupakan perluasan dari Keraton Pakungwati yang merupakan keraton tertua di Cirebon. Keraton Pakungwati yang terletak di sebalah timur Keraton Kasepuhan, dibangun oleh Pangeran Cakrabuana (Putera Raja Pajajaran) pada tahun 1452. Bersamaan dengan pembangunan Tajug Pejlagrahan yang berada di sebelah timurnya.

Sebutan Pakungwati berasal dari nama Ratu Dewi Pakungwati binti Pangeran Cakrabuana yang menikah dengan Sunan Gunung Jati. Ia wafat pada tahun 1549 dalam Mesjid Agung Sang Cipta Rasa dalam usia yang sangat tua. Nama beliau di abadikan dan di muliakan oleh nasab Sunan Gunung Jati sebagai nama Keraton yaitu Keraton Pakungwati yang sekarang bernama Keraton Kasepuhan. Objek wisata sejarah Keraton Kasepuhan adalah kerajaan islam tempat para pendiri cirebon bertahta, disinilah pusat pemerintahan Kasultanan Cirebon berdiri.

Pada tahun 1969, karena konflik internal Kesultanan Cirebon dibagi dua menjadi Kesultanan Kanoman dan Kasepuhan. Kesultanan Kanoman dipimpin oleh Pangeran Kartawijaya dan bergelar Sultan Anom I, sementara Kesultanan Kasepuhan dipimpin oleh Pangeran Martawijaya yang bergelar Sultan Sepuh I. Kedua sultan ini kakak beradik dan masing-masing menempati Keraton sendiri.

Objek Wisata Goa Sunyaragi Cirebon

objek wisata goa sunyaragiObjek Wisata Goa Sunyaragi Cirebon. Atau biasa di sebut juga Taman Sari Goa Sunyaragi. Goa Sunyaragi adalah salah satu objek wisata Cirebon yang sampai saat ini di lindungi ke asliannya.

Objek wisata Goa sunyaragi ini tak lain adalah milik dari Keraton Kasepuhan. Yang luasnya mencapai 15 HEKTAR. Sunyaragi adalah nama suatu Cagar Budaya Indonesia yang unik. Sunyaragi berlokasi di kelurahan Sunyaragi Kesambi Kota Cirebon dimana terdapat bangunan mirip candi yang di sebut sebagai Goa Sunyaragi atau Taman Air Sunyaragi atau sering disebut sebagai Tamansari Sunyaragi.

Nama “Sunyaragi” berasal dari  kata “Sunya”  yang artinya sepi dan “Ragi” yang berarti raga, keduanya adalah bahasa Sansekerta.

Lokasi Objek Wisata Goa Sunyaragi

Goa Sunyaragi termasuk cagar budaya di kota Cirebon dengan luas sekitar 15 Hektare. Cagar Budaya yang satu ini berlokasikan di sisi jalan By Pass Brigjen Dharsono. Untuk konstruksi maupun komposisi dari bangunan ini merupakan sebuah taman air. Oleh karena itu disebut Taman Air Gua Sunyaragi. Zaman dahulu kompleks gua tersebut dikelilingi Danau Jati namun saat ini sudah mengering. Goa Sunyaragi ini adalah salah satu bagian dari Keraton Pakungwati yaitu Keraton Kasepuhan.

Komplek Objek wisata Goa Sunyaragi

Taman Sari Goa Sunyaragi dibagi menjadi 2 bagian. Yaitu Bagian Pesanggrahan yang dilengkapi dengan berbagai ruangan. Yaitu serambi, ruang ibadah, kamar mandi, kamar rias, ruang tidur dan dikeliliingi oleh taman serta kolam. Sedangkan untuk bangunan goa berbentuk gunung-gunungan yang dilengkapi terowongan penghubung bawah tanah dan memiliki saluran air. Pada bagian luar bangunan terlihat motif batu karang dan awan. Lalu pada bagian pintu gerbang luar nya berbentuk candi bentar sedangkan pintu bagian dalam nya berbentuk Paduraksa.

Sejarah berdirinya Tamansari Gua Sunyaragi memiliki dua versi. Yang pertama adalah menurut cerita para bangsawan Cirebon atau keturunan keraton yang disampaikan secara turun-temurun. Versi tersebut dikenal sebagai Carub Kanda. Versi kedua merupakan versi Caruban Nagari yaitu berdasarkan buku Purwaka Caruban Nagari yang ditulis tangan oleh Pangeran Kararangen (Pangeran Arya Carbon) pada tahun 1720.

Megamendung Ikon Batik Trusmi Cirebon Indonesia

megamendung ikon batik trusmiBatik Trusmi. Megamendung Ikon Batik Trusmi Cirebon Indonesia, Motif batik Megamendung merupakan karya seni trusmi Cirebon.

Motif batik trusmi ini mempunyai kekhasan yang tidak di temui di daerah penghasil batik lain. Bahkan karena hanya ada di Cirebon dan merupakan masterpiece. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI akan mendaftarkan motif megamendung ke UNESCO untuk mendapatkan pengakuan sebagai salah satu world heritage. Bahwa Megamendung Ikon Batik Trusmi.

Megamendung Ikon Batik Trusmi sudah dikenal luas sampai ke manca negara. Sebagai bukti ketenarannya motif megamendung pernah dijadikan cover sebuah buku batik terbitan luar negeri yang berjudul Batik Design. Karya seorang Belanda bernama Pepin van Roojen.

Kekhasan motif megamendung tidak saja pada motifnya yang berupa gambar menyerupai awan dengan warna-warna tegas. Tetapi juga Megamendung Ikon batik Trusmi mempunyai nilai-nilai filosofi yang terkandung di dalam motifnya. Hal ini berkaitan erat dengan sejarah lahir nya batik secara keseluruhan di Cirebon.

H. Komarudin Kudiya S.IP, M.Ds, Ketua Harian Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menyatakan bahwa:“ Motif megamendung merupakan wujud karya yang sangat luhur dan penuh makna. Sehingga penggunaan motif megamendung sebaiknya di jaga dengan baik dan di tempatkan sebagaimana mestinya “.

Pernyataan ini tidak bermaksud membatasi bagaimana motif megamendung diproduksi.

Tapi lebih kepada ketidaksetujuan penggunaan motif megamendung untuk barang-barang yang sebenarnya kurang pantas, seperti misalnya pelapis sandal di hotel-hotel.

Arti Motif Megamendung Ikon Batik Trusmi.

Arti dari motif Mega Mendung ialah awan yang muncul ketika cuaca sedang mendung. Selain itu motif ini memiliki makna atau filosofi bahwa setiap manusia harus mampu meredam amarah / emosi nya dalam situasi dan kondisi apapun. Dengan kata lain hati manusia di harapkan bisa tetap ‘adem’ meskipun dalam keadaan marah.

Seperti halnya awan yang muncul saat cuaca mendung yang dapat menyejukkan suasana di sekitarnya. Kemudian makna dari warna batik MegaMendung ikon batik trusmi ini merupakan lambang dari seorang pemimpin. Dan awan biru sebagai sifat seorang pemimpin yang harus bisa mengayomi seluruh masyarakat yang di pimpinnya.

Beralih kepada gradasi warna yang berada di ornamen awan nya. Gradasi asli dari batik Mega Mendung ini adalah tujuh gradas. Yang makna nya diambil dari lapisan langit yang memiliki 7 lapis. Begitupun bumi yang tersusun atas 7 lapisan tanah. Dan jumlah hari dalam seminggu sebanyak 7 hari. Batik motif Mega Mendung memang nampak sederhana, akan tetapi motif ini dalam akan makna / filosofi yang dimilikinya.