Gedung Negara Karesidenan Cirebon

Gedung Negara Karesidenan CirebonGedung Negara Karesidenan Cirebon. Salah satu bangunan peninggalan di jaman kolonial. Bangunan ini tak kalah saing dengan Istana Presiden yang berada di Bogor.

Gedung Negara Karesidenan Cirebon ini terletak di jalan Siliwangi Kota Cirebon. Dan ini merupakan sebuah bangunan tua di cirebon yang sangat cantik. Di bangun pada 1865 ketika Karesidenan Cirebon di pimpin oleh Albert Wilhem Kinder De Camurecq. Gedung ini di rancang oleh seorang arsitek Belanda bernama Van Den Berg. Dengan arsitektur menyerupai Istana Merdeka Jakarta. Material utamanya bata merah, batu, pasir, kapur, kayu jati, genting, marmer dan tegel.

Pada waktu itu, Gedung Negara Karesidenan Cirebon dulu ini berfungsi sebagai rumah dinas residen. Sementara itu kantor residen berada di Lemahwungkuk yang dibangun pada 1841. Gedung ini dibuat lantaran Benteng Beschertmingh mengalami kebakaran. Kemudian di ikuti dengan pemindahan kantor dan pemukiman orang-orang Eropa keluar kawasan pelabuhan.

Gedung negara karesidenan cirebon ini dahulu merupakan bangunan kolonial yang digunakan sebagai tempat beristirahat para petinggi Hindia Belanda. Dan berdasarkan Surat Keputusan Walikota Cirebon Nomor 19 Tahun 2001. Gedung Negara ini merupakan Benda Cagar Budaya yang ada di Kota Cirebon. Hal ini menjadikan Gedung Negara sebagai salah satu objek wisata bangunan / gedung sejarah di Kota Cirebon. Dan juga sebagai tempat pertemuan dan pergelaran seni budaya. Serta gedung negara ini juga sering di gunakan untuk sesi pemotretan. Karena lokasinya yang bagus. Di tengah taman, Sang Saka Merah Putih berkibar di atas tiang bendera yang kokoh.

Ornamen-ornamen yang terdapat di dalam Gedung Karesidenan Cirebon masih antik dan asli. Beberapa buah lampu anggun antik terlihat menggantung menghiasi teras depan. Dan beberapa pasang kursi dan meja yang tampak nyaman sebagai tempat bersantai saat sore dan malam hari.

Sampai dengan tahun 1973 Gedung Negara Karesidenan Cirebon masih dikenal sebagai Gedung Karesidenan Cirebon. Lalu dengan di hilangkannya wilayah karesidenan. Pada 1974 namanya berubah menjadi Gedung Kantor Pembantu Gubernur Wilayah III Cirebon. Sejak tahun 2000 Gedung Negara Cirebon menjadi Kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Cirebon. Kini Gedung Negara bisa diakses oleh masyarakat sekitar karena memiliki beberapa rusa bertanduk yang di perbolehkan untuk ditonton dari luar kandang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *