Rumah Kerang Cirebon Multi Dimensi Shellcraft

rumah kerang cirebonRumah Kerang Cirebon. Ini adalah salah satu parbrik kerajinan kerang hias yang berada di Cirebon. Mata anda akan di manjakan dengan hiasan rumah yang mewah dan pernak pernik seperti mutiara laut.

Beragam furnitur dan interior yang terbuat dari kerang dapat di temui di sini. Seperti Lampu hias, bingkai foto, lampu gantung, table ware, cermin, aksesoris wanita dan ragam lainnya ada di rumah kerang cirebon. Dan semua dapat anda beli di tempat.

Pemilik nya adalah Ibu Nur Handiah Jaime Taquba. Lokasi Rumah Kerang Cirebon Multi Dimensi ini ada di Desa Astapada, seberang fly over tol kecamatan Tengah Tani. Dan perusahaan ini hanya ada satu di cirebon yang membuat hiasan dari kulit kerang. Pemasaran sudah sampai ke negara eropa, asia dan amerika dengan kontainer. Sebuah volume ekspor yang tidak kecil bagi pengusaha yang memulai dari nol ini.

Ibu Nur sangat konsisten menjadikan Rumah Kerang Cirebon ini sebagai tempat wisata belanja. Karena barang-barang nya sangat unik, ekslusif di buat oleh orang Cirebon, mewah dan bisa melayani pengiriman jarak jauh dengan jasa ekspedisi. Termasuk souvenir yang bisa langsung di bawa sebagai buah tangan. Mulai dari piring, mangkok, tempat tisu, taplak meja, tujung saji, rak penyimpanan botol, rangka cermin, lukisan, kaligrafi, lampu, jam dinding. Dan Produk furniture yang di jual diantara nya tempat tidur, kursi tamu, kursi teras, meja makan, meja, dan masih banyak lainnya semua terbuat dari bahan dasar kerang.

Awalnya rumah kerang ini bukan salah satu dari kunjungan wisata di cirebon. Namun karena mempunyai show room yang bagus dan juga banyak informasi dari mulut ke mulut akhir nya tempat ini menjadi kunjungan wisata yang wajib untuk di lihat. Di sini pengunjung bisa menikmati wisata belanja aneka kerajinan kulit kerang yang di sulap menjadi cantik.

Sejarah Perkembangan Rumah Kerang Cirebon

Sebagai Pemilik Rumah Kerang Ibu Nur Handiah Jaime Taguba, memulai usaha di bidang pengolahan kerang sejak 2000. Awalnya ia hanya mengimpor kulit kerang simping kotor ke luar negeri hingga 2004. Mulailah ia mengembangkan usaha kerajinan tangan serba kulit kerang. Dari kerang simping, dan terus berkembang ke kerang dara, kerang ijoan, keong emas, dan abalone.

Kerang simping kotor dibersihkan hingga hilang bau dan lumpur yang melekat lalu disortir yang terbaik untuk dibentuk sesuai pola yang diinginkan. Selanjutnya dicelupkan ke dalam cairan asam hingga lentur dan liat agar bisa dibentuk lebih lanjut. Produk yang dihasilkan ada berwarna alami, yaitu silver bening, ada pula yang berwarna keemasan akibat proses pemanasan dengan suhu tertentu. Tak jarang, Anda bisa menemui kerang berwarna yang sengaja diberi pewarna.

Hasil kerajinan kerang ini sekarang banyak diimpor ke luar negeri, seperti Jepang, Spanyol, Timur Tengah, Uni Emirat Arab, Eropa, dengan Amerika sebagai negara terbesar yang mengimpor kerajinan kerang dari Cirebon ini. Kebanyakan pelanggan menjual kembali di negaranya dengan harga bisa empat kali lipat dari yang di jual di show room.

Saat ini, show room Multi Dimensi Shell Craft bisa dijumpai di Bali, Yogyakarta, dan Bandung. Jika mampir ke Cirebon, pusat oleh-oleh ini jangan sampai terlewat. Cirebon sebagai lokasi produksi untuk di distribusikan ke beberapa show room, jadi Anda bisa berkunjung langsung ke pabriknya Rumah Kerang Cirebon.

Tari Topeng Cirebon Dan Sejarahnya

tari topeng cirebonTari Topeng Cirebon ini adalah satu kesenian seni tari asli dari Cirebon.

Mengapa dinamakan tari topeng. Karena memang ketika beraksi sang penari memakai topeng. Tari Topeng Cirebon kini menjadi salah satu tarian yang sangat langka. Karena Seni tari ini adalah warisan pada zaman dulu.

Dahulu pada tahun 1980 an Seni tari Topeng ini sering di peragakan oleh sekelompok penari jalanan. Untuk mencari nafkah dan berkeliling dari satu tempat ke tempat lainnya di kota Cirebon. Sejak itu Tari Topeng Cirebon mulai dikenal di pedesaan.

SEJARAH TARI TOPENG CIREBON

Konon pada awalnya Tari Topeng Cirebon ini di ciptakan oleh sultan Cirebon. Yaitu Sunan Gunung Jati. Ketika Sunan Gunung Jati berkuasa di Cirebon terjadilah serangan oleh Pangeran Welang dari Karawang. Pangeran ini sangat sakti karena memiliki pedang Curug Sewu. Melihat kesaktian sang pangeran tersebut Sunan Gunung Jati tidak bisa menandinginya walaupun telah di bantu oleh Sunan Kalijaga dan Pangeran Cakrabuana.

Akhirnya sultan Cirebon memutuskan untuk melawan kesaktian Pangeran Welang itu dengan cara di plomasi kesenian. Berawal dari keputusan itulah kemudian terbentuk kelompok tari. Dengan Nyi Mas Gandasari sebagai penarinya. Setelah kesenian itu terkenal akhirnya Pangeran Welang jatuh cinta pada penari itu. Dan menyerahkan pedang Curug Sewu itu sebagai pertanda cintanya.

Bersamaan dengan penyerahan pedang itulah akhirnya Pangeran Welang kehilangan kesaktiannya. Dan kemudian menyerah pada Sunan Gunung Jati. Pangeran itupun berjanji akan menjadi pengikut setia Sunan Gunung Jati yang ditandai dengan bergantinya nama Pangeran Welang menjadi Pangeran Graksan. Seiring dengan berjalannya waktu tarian ini pun kemudian lebih di kenal dengan nama Tari Topeng dan masih berkembang hingga sekarang.

Keraton Kanoman Cirebon Dan Sejarahnya

keraton kanomanKeraton Kanoman. Jika anda tertarik dengan wisata sejarah coba tempat yang satu ini. Kami akan mengajak anda untuk Wisata  ke Keraton.

Cirebon adalah pusat peradaban Kesultanan Cirebon yang kemudian terpecah menjadi Keraton Kanoman,. Keraton Kasepuhan. Keraton Kacirebonan dan Keraton Keprabonan.

Tidak jauh dari Kraton Kasepuhan terdapat sebuah Kraton lain bernama Kraton Kanoman. Yang di bangun pada tahun 1588 oleh Sultan Badaruddin yang memisahkan diri dari Kesultanan utama Cirebon. Karena berbeda pendapat dengan saudaranya mengenai siapa yang berhak menjadi ahli waris Kesultanan Cirebon.

Objek Wisata Sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon

objek wisata sejarah keratonObjek Wisata Sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon. Keraton Kasepuhan Cirebon merupakan bentuk peninggalan sejarah budaya pada jaman dahulu khususnya di Cirebon.

Keraton Kasepuhan adalah Keraton yang paling banyak di kunjungi oleh para wisatawan yang datang ke kota Cirebon. Dari ke empat keraton yang ada di Cirebon salah objek wisata sejarah keraton kasepuhan inilah yang dapat di bilang termegah dan paling terawat di Cirebon.

Karena makna di setiap sudut arsitektur keraton ini pun terkenal paling bersejarah. Halaman depan keraton ini dikelilingi tembokbata merah dan terdapat pendopo didalamnya. Objek wisata sejarah Keraton ini memiliki museum yang cukup lengkap. Dan berisi benda pusaka dan lukisan koleksi kerajaan. Salah satu koleksi yang di keramatkan yaitu kereta Singa Barong.

Kereta ini saat ini tidak lagi dipergunakan dan hanya dikeluarkan pada tiap 1 Syawal untuk dimandikan. Bagian dalam keraton ini terdiri dari bangunan utama yang berwarna putih. Didalamnya terdapat ruang tamu. Ruang tidur dan singgasana raja. Kasepuhan didirikan pada tahun 1529 oleh Pangeran Mas Mochammad Arifin II (cicit dari Sunan Gunung Jati).

Halaman depan objek wisata sejarah keraton kasepuhan ini dikelilingi oleh tembok bata merah dan terdapat pendopo di dalamnya.

Objek Wisata Sejarah Keraton Kasepuhan

Keraton Kasepuhan Cirebon didirikan oleh Pangeran Cakrabuana pada masa perkembangan islam atau sekitar tahun 1529. Pada awal di bangun nya Keraton Kasepuhan merupakan perluasan dari Keraton Pakungwati yang merupakan keraton tertua di Cirebon. Keraton Pakungwati yang terletak di sebalah timur Keraton Kasepuhan, dibangun oleh Pangeran Cakrabuana (Putera Raja Pajajaran) pada tahun 1452. Bersamaan dengan pembangunan Tajug Pejlagrahan yang berada di sebelah timurnya.

Sebutan Pakungwati berasal dari nama Ratu Dewi Pakungwati binti Pangeran Cakrabuana yang menikah dengan Sunan Gunung Jati. Ia wafat pada tahun 1549 dalam Mesjid Agung Sang Cipta Rasa dalam usia yang sangat tua. Nama beliau di abadikan dan di muliakan oleh nasab Sunan Gunung Jati sebagai nama Keraton yaitu Keraton Pakungwati yang sekarang bernama Keraton Kasepuhan. Objek wisata sejarah Keraton Kasepuhan adalah kerajaan islam tempat para pendiri cirebon bertahta, disinilah pusat pemerintahan Kasultanan Cirebon berdiri.

Pada tahun 1969, karena konflik internal Kesultanan Cirebon dibagi dua menjadi Kesultanan Kanoman dan Kasepuhan. Kesultanan Kanoman dipimpin oleh Pangeran Kartawijaya dan bergelar Sultan Anom I, sementara Kesultanan Kasepuhan dipimpin oleh Pangeran Martawijaya yang bergelar Sultan Sepuh I. Kedua sultan ini kakak beradik dan masing-masing menempati Keraton sendiri.

Objek Wisata Goa Sunyaragi Cirebon

objek wisata goa sunyaragiObjek Wisata Goa Sunyaragi Cirebon. Atau biasa di sebut juga Taman Sari Goa Sunyaragi. Goa Sunyaragi adalah salah satu objek wisata Cirebon yang sampai saat ini di lindungi ke asliannya.

Objek wisata Goa sunyaragi ini tak lain adalah milik dari Keraton Kasepuhan. Yang luasnya mencapai 15 HEKTAR. Sunyaragi adalah nama suatu Cagar Budaya Indonesia yang unik. Sunyaragi berlokasi di kelurahan Sunyaragi Kesambi Kota Cirebon dimana terdapat bangunan mirip candi yang di sebut sebagai Goa Sunyaragi atau Taman Air Sunyaragi atau sering disebut sebagai Tamansari Sunyaragi.

Nama “Sunyaragi” berasal dari  kata “Sunya”  yang artinya sepi dan “Ragi” yang berarti raga, keduanya adalah bahasa Sansekerta.

Lokasi Objek Wisata Goa Sunyaragi

Goa Sunyaragi termasuk cagar budaya di kota Cirebon dengan luas sekitar 15 Hektare. Cagar Budaya yang satu ini berlokasikan di sisi jalan By Pass Brigjen Dharsono. Untuk konstruksi maupun komposisi dari bangunan ini merupakan sebuah taman air. Oleh karena itu disebut Taman Air Gua Sunyaragi. Zaman dahulu kompleks gua tersebut dikelilingi Danau Jati namun saat ini sudah mengering. Goa Sunyaragi ini adalah salah satu bagian dari Keraton Pakungwati yaitu Keraton Kasepuhan.

Komplek Objek wisata Goa Sunyaragi

Taman Sari Goa Sunyaragi dibagi menjadi 2 bagian. Yaitu Bagian Pesanggrahan yang dilengkapi dengan berbagai ruangan. Yaitu serambi, ruang ibadah, kamar mandi, kamar rias, ruang tidur dan dikeliliingi oleh taman serta kolam. Sedangkan untuk bangunan goa berbentuk gunung-gunungan yang dilengkapi terowongan penghubung bawah tanah dan memiliki saluran air. Pada bagian luar bangunan terlihat motif batu karang dan awan. Lalu pada bagian pintu gerbang luar nya berbentuk candi bentar sedangkan pintu bagian dalam nya berbentuk Paduraksa.

Sejarah Berdiri nya Objek Wisata Goa Sunyaragi

Sejarah berdirinya Tamansari Gua Sunyaragi memiliki dua versi. Yang pertama adalah menurut cerita para bangsawan Cirebon atau keturunan keraton yang disampaikan secara turun-temurun. Versi tersebut dikenal sebagai Carub Kanda. Versi kedua merupakan versi Caruban Nagari yaitu berdasarkan buku Purwaka Caruban Nagari yang ditulis tangan oleh Pangeran Kararangen (Pangeran Arya Carbon) pada tahun 1720.

Megamendung Ikon Batik Trusmi Cirebon Indonesia

megamendung ikon batik trusmiBatik Trusmi. Megamendung Ikon Batik Trusmi Cirebon Indonesia, Motif batik Megamendung merupakan karya seni trusmi Cirebon.

Motif batik trusmi ini mempunyai kekhasan yang tidak di temui di daerah penghasil batik lain. Bahkan karena hanya ada di Cirebon dan merupakan masterpiece. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI akan mendaftarkan motif megamendung ke UNESCO untuk mendapatkan pengakuan sebagai salah satu world heritage. Bahwa Megamendung Ikon Batik Trusmi.

Megamendung Ikon Batik Trusmi sudah dikenal luas sampai ke manca negara. Sebagai bukti ketenarannya motif megamendung pernah dijadikan cover sebuah buku batik terbitan luar negeri yang berjudul Batik Design. Karya seorang Belanda bernama Pepin van Roojen.

Kekhasan motif megamendung tidak saja pada motifnya yang berupa gambar menyerupai awan dengan warna-warna tegas. Tetapi juga Megamendung Ikon batik Trusmi mempunyai nilai-nilai filosofi yang terkandung di dalam motifnya. Hal ini berkaitan erat dengan sejarah lahir nya batik secara keseluruhan di Cirebon.

H. Komarudin Kudiya S.IP, M.Ds, Ketua Harian Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menyatakan bahwa:“ Motif megamendung merupakan wujud karya yang sangat luhur dan penuh makna. Sehingga penggunaan motif megamendung sebaiknya di jaga dengan baik dan di tempatkan sebagaimana mestinya “.

Pernyataan ini tidak bermaksud membatasi bagaimana motif megamendung diproduksi.

Tapi lebih kepada ketidaksetujuan penggunaan motif megamendung untuk barang-barang yang sebenarnya kurang pantas, seperti misalnya pelapis sandal di hotel-hotel.

Arti Motif Megamendung Ikon Batik Trusmi.

Arti dari motif Mega Mendung ialah awan yang muncul ketika cuaca sedang mendung. Selain itu motif ini memiliki makna atau filosofi bahwa setiap manusia harus mampu meredam amarah / emosi nya dalam situasi dan kondisi apapun. Dengan kata lain hati manusia di harapkan bisa tetap ‘adem’ meskipun dalam keadaan marah.

Seperti halnya awan yang muncul saat cuaca mendung yang dapat menyejukkan suasana di sekitarnya. Kemudian makna dari warna batik MegaMendung ikon batik trusmi ini merupakan lambang dari seorang pemimpin. Dan awan biru sebagai sifat seorang pemimpin yang harus bisa mengayomi seluruh masyarakat yang di pimpinnya.

Beralih kepada gradasi warna yang berada di ornamen awan nya. Gradasi asli dari batik Mega Mendung ini adalah tujuh gradas. Yang makna nya diambil dari lapisan langit yang memiliki 7 lapis. Begitupun bumi yang tersusun atas 7 lapisan tanah. Dan jumlah hari dalam seminggu sebanyak 7 hari. Batik motif Mega Mendung memang nampak sederhana, akan tetapi motif ini dalam akan makna / filosofi yang dimilikinya.