Bandara Kertajati Majalengka Akankah Beroperasi Di Tahun 2018

Bandara Kertajati MajalengkaBIJB Bandara Internasional Jawa Barat apakah bisa rampung di tahun 2018. Pemkab Majalengka optimis bahwa BIJB ini dapat beroperasi. Namun demikian Bandara Kertajati Majalengka ini belum dapat di pastikan bakal rampung di tahun 2018.

Bupati Majalengka Bapak Sutrisno mengatakan bahwa pembuatan untuk akses jalan penghubung menuju bandara kertajati majalengka perlu waktu yang cukup lama. Jalan penghubung non tol menuju bandara perlu di bangun agar bisa mengangkat perekonomian masyarakat tutur nya. Jika jalan penghubung menuju bandara hanya tol, maka rakyat Majalengka tidak akan menikmati dampak positif bandara. Dan hanya akan dapat bising suara pesawat saja. Bandara tersebut akan digunakan untuk pelaksanaan umrah tambahnya.

Di lain kesempatan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi optimistis. Bahwa Bandara Kertajati Majalengka atau Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) dapat dioperasikan tahun 2018. Bandara ini nantinya akan menjadi ikon baru Jawa Barat. Dalam kunjungannya ke lokasi, Budi mengapresiasi perkembangan pembangunan BIJB yang menurutnya luar biasa cepat dan berjalan dengan baik. Dia yakin pengoperasian nantinya akan tepat waktu.

Menteri Perhubungan mengatakan bahwa pembangunan BIJB merupakan kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Jawa Barat. Pembangunan dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat dan akan selesai 2017. Sedangkan Pemda Jabar dan BIJB yang membangun land side akan selesai pada 2018. Dan lebih lanjut Budi mengatakan selain BIJB, Jawa Barat akan memiliki ikon lainnya. Yaitu Pelabuhan Patimban yang mulai beroperasi pada 2019. Hadirnya Pelabuhan Patimban dapat menjadi sarana pengangkutan ekspor barang berat.

Bandara Kertajati Majalengka Siap Jadi Bandara Internasional Terbesar Ke Dua Setelah Bandara Soekarno Hatta Di Tangerang.

Bandara Kertajati Majalengka memiliki Luas lebih besar dengan ukuran 1.800 hektar. Luas terminalnya mencapai 96.000 meter persegi yang bisa menampung 5-11 juta penumpang per tahun. Dan ini akan menjadi bandara terluas kedua setelah bandara Soekarno Hatta. Dan akan di fasilitasi secara lengkapi dengan akses tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan, juga akses kereta.Tentunya ini menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat.

Runway bandara kertajati majalengka di harapkan akan menjadi pintu gerbang bisnis dan pariwisata Indonesia di Jawa Barat. Dan kawasan penyangga bagian timur Jabodetabek ini nantinya akan dikembangkan dengan panjang runway berukuran 3.500 meter. Saat ini, untuk runway terpanjang di Indonesia dimiliki Bandara Hang Nadim (Batam) yaitu 4.025 meter.

Untuk menuju ke lokasi bandara ini harus segera dibuat jalan tol. Ketika keluar dari tol Cipali menuju bandara, tiga kilometer harus segera ada tol. Kemudian dari arah Bandung Raya menuju majalengka harus melewati tol Cisendawu. Yaitu Cileunyi, Sumedang, Dawuan, Kertajati yang saat ini sedang dibangun. Diharapkan, selambat-lambatnya akses tol sudah harus ada sebelum 2020.

Bandara Kertajati Majalengka Akan Layani 14 Rute Penerbangan Yang akan beropersai 2018.

Sebuah kabar mengatakan rencananya Bandara Kertajati Majalengka ‎akan melayani 14 rute penerbangan. Itu terdiri dari 10 rute penerbangan domestik dan 4 rute penerbangan internasional. Untuk rute penerbangan‎ internasional, bandara ini akan melayani penerbangan ke Arab Saudi. Seperti untuk umroh dan haji, Singapura, Kuala Lumpur, Malaysia dan Bangkok, Thailand. Sedangkan domestik di antaranya, Medan, Bali, dan Surabaya.

Saat ini sudah ada beberapa maskapai penerbangan yang akan membuka rute ‎penerbangan di Bandara Kertajati Majalengka. Yakni adalah Citilink, Qatar Airlines, Sriwijaya. Dalam waktu dekat Garuda Indonesia dan Air Asia juga akan ikut berpartisipasi.

Semoga saja pembangunan bandara internasional jawa barat ( BIJB ) Bandara Kertajati Majalengka cepat selesai pada waktu. Walaupun bandara ini dibuat paling akhir, tapi bandara ini akan menjadi bandara internasional terluas di Indonesia. Kita tunggu saja.