Tahu Gejrot Cirebon, Sejarah Dan Manfaatnya

tahu gejrotTahu Gejrot, Jenis tahu yang digunakan adalah seperti tahu Sumedang tapi berbeda, dan cara makannya pun unik yaitu ditusuk dengan biting.

Kenapa bisa diberi nama tahu gejrot? Sebab bumbu cair yang digunakan sebagai penyedap dialirkan lewat botol dengan cara diguncangkan sehingga timbul bunyi gejrot berulang kali.

Tahu Gejrot merupakan makanan khas kota udang, Cirebon, yaitu jenis makanan berupa tahu yang di potong kecil-kecil ditaruh di atas piring kecil terbuat dari tanah liat kemudian disajikan dengan bumbu gula merah, cabai serta bawang merah dan bawang putih yang diulek.

Para pedagang tahu ini biasanya menggunakan pikulan bagi penjual laki-laki untuk membawa barang dagangannya. Atau menggunakan tampah yang diusung di atas kepala bagi penjual wanita. Para pedagang tahu gejrot sangat mudah ditemui di sekitar kota Cirebon karena termasuk makanan ringan yang cukup populer. Di kota besar seperti Jakarta pun tahu gejrot tidak sulit untuk ditemukan.

Kandungan Nutrisi Tahu Gejrot

Kandungan protein dalam tahu sekitar 7,8 gram/100 gram dan kalsium 124 mg/100 gram, lalu dalam 100 gram buah jeruk nipis mengandung vitamin C 27 mg, vitamin B1 0,04 mg, kalsium 40 mg, kalori 37 gr, protein 0,8 gr, zat besi 0,6 gr, hidrat arang 12,4 gr, air 86gr, lemak 0,1gr Kandungan Gizi Kecap manis Kedelai per 100 gram  antara lain Kalori (kal) 46.00, Protein (g) 5.70, Lemak (g) 1.30, Karbohidrat (g) 9.00, Kalsium (mg) 123.00, Fosfor (mg) 96.00, 7. Zat besi (mg) 5.70 , Air (g) 63.00 dan ditambah dengan kandungan nurisi bumbu lainnya yang cukup tinggi.
Sumber : Depkes, 1998.

Khasiat / Manfaat menkonsumsi Tahu Gejrot

1. Mencegah penyakit jantung

2. Meningkatkan produksi energi

3. Bermanfaat untuk wanita, khususnya wanita menopause

4. Mencegah osteoporosis

5. Membantu menurunkan berat badan

6. Membantu pasien diabetes dengan masalah ginjal

Artikel : nutrisi untuk bangsa